Arthritis, Radang Sendi Kronis Karena Serangan Autoimun

Pernahkah Anda mendengar tentang Arthritis? Kondisi tersebut digunakan untuk menyebut inflamasi atau peradangan pada sendi. Peradangan tersebut bisa mempengaruhi beberapa sendi pada tubuh. Kebanyakan orang lebih sering mengartikan Arthritis sebagai rematik. Namun sebenarnya kedua istilah tersebut sama-sama menggambarkan adanya radang sendi yang diakibatkan oleh berbagai jenis penyakit.

Saat ini memang ada lebih dari 100 jenis arthritis atau rematik. Akan tetapi jenis peradangan pada sendi yang paling banyak ditemui yaitu osteoartritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA). Penyebab dari kondisi tersebut sangat beragam, dimana biasanya tergantung dari jenis artritis yang diderita. Akan tetapi faktor risiko paling sering ditemukan pada kebanyakan kasus artritis dari keturunan keluarga.

Biasanya gejala yang muncul saat seseorangterserang arthritis akan merasakan tanda-tanda secara mendadak namun ada juga yang secara bertahap. Berikan akan merasakan nyeri yang berlangsung selama beberapa hari bahkan berminggu-minggu. Mari mengenal penyebab radang sendi kronis arthritis ini.

Penyebab – Penyebab Arthritis

Peradangan sendi pada rheumatoid arthritis terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan pembentuk sendi. Sistem kekebalan tubuh tersebut menyerang lapisan penghasil minyak sendi, jaringan penghubung antar tulang atau ligamen, jaringan penghubung tulang dengan sendi atau tendon serta jaringan tulang rawan. Kondisi ini bisa menyebabkan sendi kehilangan bentuk dan akhirnya bisa hancur.

Ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya bertugas untuk melindungi tubuh justru berbalik menyerang tubuh sendiri disebut sebagai otoimun. Penyebab nya sendiri belum diketahui secara pasti, akan tetapi diduga berkaitan dengan faktor genetik. Ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena arthritis, diantaranya:

  • Aktivitas merokok berat
  • Terpapar bahan kimia seperti silika atau asbes
  • Mengalami infeksi virus atau bakteri serta cedera seperti dislokasi sendi patah tulang

Resiko seseorang terkena arthritis biasanya terjadi pada usia 55 tahun keatas dengan berat badan berlebih. Wanita lebih berpotensi untuk mengalami arthritis daripada pria. Biasanya pengobatan gangguan ini dilakukan dengan mengurangi rasa nyeri atau peradangan sekaligus mencegah kerusakan sendi yang lebih parah.

Demikian itulah sedikit penjelasan tentang kondisi arthritis. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi pembaca.